Mmm..akhir akhir ini, saya dan istriku sedang berpikir gimana caranya agar kami bisa mempunyai sebuah rumah berteduh milik sendiri, tidak menjadi orang yang setiap tahun harus pusing untuk memikirkan harus tinggal dimana atau berapa kira-kira sewa rumah sekarang…
Kapan yah saya bisa mewujudkan harapan itu? Hmm..tahun depan mudah-mudahan ada rezekinya. Oh ya, kalau mengenai dimana kami ingin tinggal, sebenarnya ada beberapa tempat yang menjadi harapan kami. Jakarta Barat menjadi pilihan pertama. Kenapa? ,ya karena saat ini kami sudah tinggal di kawasan ini. Jadi kalau misalnya harus pindahan tidak perlu terlalu repot dan jauh. Apalagi? Ya karena setelah dipikir-pikir, ternyata kemana-mana cukup dekat dibandingkan tempat yang lainnya.
Daerah mana lagi?
Jakarta Selatan dan sekitarnya, termasuk depok mungkin yah. Kenapa? gak tahu juga sih, jarang-jarang juga maen ke daerah sana untuk lihat-lihat perumahan. Mungkin juga karena ada beberapa teman dekat yang rumahnya disana, jadi bisa bersilaturahmi lebih dekat lagi.
Daerah mana lagi?
Inginnya sih Bandung. Tapi apa daya, periuk nasinya ada di Jakarta
Eh tapi tunggu dulu…
Ada berita apa di televisi?
“Dikarenakan luas kuburan yang ada di Jakarta tidak bisa lagi menampung jenazah yang akan dikuburkan, maka dibeberapa Tempat Pemakaman Umum diberlakukan kuburan tumpang. Kuburan tumpang adalah kuburan dimana dalam satu kuburan ada lebih dari satu jenazah, baik itu disampingnya atau diatas kuburan yang lama”
Sudah sebegitu parahnya kah okupansi manusia di tanah betawi ini? Sampai harus diberlakukan alternatif kuburan tumpang. Belum lagi berita tentang orang yang hidup di area kuburan. Hmmm…sepertinya hal ini harus menjadi pertimbangan dalam mencari rumah.
Sepertinya definis saya mengenai rumah masa depan juga harus dirubah. Rumah masa depan saya sekarang mempunyai arti bahwa itu merupakan sebuah rumah yang akan saya tempati selama hidup saya, dan juga dekat serta masih mempunyai lahan yang luas untuk dijadikan “Rumah Masa Depan” saya setelah saya tidak lagi hidup
Rgds,
Phnk

2 comments
Comments feed for this article
Maret 27, 2007 pada 12:18 pm
Rio
Mending di jakarta mah beli apartemen aja henk… Meuli imah mah mending di cinunuk weh, buat masa depan, masih bisa liat gunung siah! hehhe….
Maret 29, 2007 pada 1:14 am
phnk
cinunuk sbarahaan sih? geus mahal nya? hehehhe…lieur euy ngumpulkeun dp na yeuh